Hari ini Selasa (16/1), Lembaga Burangir merespon pengaduan masyarakat kurang mampu terkait penanganan kesehatan bagi mereka yakni :
Pertama, seorang Ibu Rumah Tangga bernama Juliyanti Hrp (30) tinggal di Kelurahan Wek 2 yang sudah menderita sakit sekitar 1,5 tahun. Selama ini sudah berobat sampai ke Medan namun tidak ada perubahan membaik dan malah pembengkakan di perutnya semakin membesar dan menjalar sampai ke kaki.
Terakhir mereka sempat berobat di salah satu rumah sakit di Medan, namun belum sempat ada penanganan lanjutan keluarga terpaksa pulang ke Sidimpuan karena keterbatasan biaya hidup selama di Medan. Ibu Juliyanti terdaftar sebagai Pasien BPJS tetapi dia dan keluarganya mendapat kesulitan untuk memenuhi biaya kebutuhan dasar lainnya seperti biaya makan, penginapan saat rawat jalan selama di Medan dan biaya nutrisi. Saat ini, suaminya harus rela meninggalkannya diluar kota demi mencari nafkah dan biaya untuk membawanya kembali ke rumah sakit.
Saat Burangir menjenguknya tadi siang, dengan mata berkaca-kaca terlihat semangatnya untuk sembuh dan mengharapkan dukungan. Kami berupaya memberi semangat kepada Ibu Juliyanti dan keluarganya agar dia kembali dibawa berobat ke rumah sakit dan semampu mungkin Burangir akan mendampingi proses pengobatannya nanti.
Kedua, seorang bayi perempuan berumur 14 hari yang lahir prematur dengan kondisi berat badan hanya 1,7 kg dan sedang mengalami infeksi di bagian pusarnya. Bayi ini diberi nama Bella oleh kedua orangtuanya merupakan warga Hutaimbaru.
Melihatnya, kami langsung membawanya berobat ke Rs.Inanta dan saat ini sedang dirawat dengan baik di ruang perinatologi oleh Tim Medis. Ibunya bernama Siti Rodiani Hrp (28) juga masih dalam perawatan di bagian bekas operasi caesar karena belum kering penuh, harus dilakukan pengecekan dan penggantian perban minimal 2 kali sehari. Untuk saat ini, bayi Bella hanya diberikan susu melalui selang NGT yang terpasang di tubuhnya karena ibunya masih belum bisa mengeluarkan ASI. Ibu dan bayi saat ini sangat membutuhkan nutrisi yang baik selain penanganan melalui obat.
Sahabat Burangir,
Kami memohon dukungan doa untuk mereka yang saat ini sedang berjuang melawan kesakitan. Karena kami yakin bahwa hanya doa yang bisa membuka tingkap-tingkap langit memohon pertolonganNYA bagi kedua keluarga ini, Amin.

