0823 6877 4440 [email protected]

MUKHTAR PENDERITA BRAIN ATROPY DAPAT PERHATIAN DARI PEMERINTAH

MUKHTAR PENDERITA BRAIN ATROPY DAPAT PERHATIAN DARI PEMERINTAH

Hari ini kamis (2/11) Pj. Walikota Padangsidimpuan Bpk. Letnan Dalimunthe bersama Kadis Kesehatan Bpk. Balian dan Kadis Sosial Bpk. Zufri Nasution menjenguk Ahmad Al Mahdi Mukhtar yang menderita penyakit Brain Atropy ( pengecilan otak secara permanen). Mukhtar yang saat ini berusia 5 tahun adalah warga Jl.Sutan Maujalo Kelurahan Sidangkal merupakan anak dari ayah Amdan Piliang (42) dan Ibu Efridayanti Siregar (31 tahun).
Sebelumnya informasi ini disampaikan kepada Pj Walikota setelah kemarin sore Burangir menjenguk Mukhtar. Kondisinya terbaring lemah dan tidak bisa menggerakkan organ tubuhnya sama sekali, menurut pengakuan orangtuanya juga dia sering mengalami kejang-kejang hampir tiap hari, muktar juga tidak bisa bicara dan tidak dapat melihat.
Mukhtar dulu lahirnya dibantu pakai alat vakum ekstrator karena kondisinya yang lemah dari dalam kandungan, kemudian masuk inkubator. Pada usia 4 bulan dia dibawa ke Medan untuk melakukan scanning dan disitulah diketahui bahwa Mukhtar mengalami pengecilan pada otak secara permanen atau Brain Atropy. Dokter spesialis anak terus memberikan penanganan kepada Mukhtar sampai umur 2 tahun.
Selama 2 tahun terakhir Mukhtar tidak pernah lagi mendapat pelayanan medis karena orangtuanya tidak sanggup membayar premi BPJS yang sampai saat ini jumlah tunggakannya mencapai Rp.3.500.000. Ayahnya hanyalah seorang tukang becak dan ibunya jual kacang keliling.
Pj Walikota pun berjanji akan melunasi tunggakan premi BPJS Mukhtar dan mengalihkannya ke penerima BPJS gratis. Harapannya setelah BPJS kembali aktif, Mukhtar mendapatkan pelayanan rutin di rumah sakit.
Terimakasih Pak Wali untuk respon cepatnya, semoga aksi cepat Pemko seperti ini tetap konsisten dan terus berlanjut untuk warga Padangsidimpuan yang membutuhkan.